Berita Manajemen
— KAMPUS UMPKU
Dosen Prodi Manajemen UMPKU Jadi Narasumber Ranwal RKPD Kota Surakarta
Pemerintah Kota Surakarta melalui Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Kota Surakarta menyelenggarakan kegiatan Rancangan Awal Rencana Kerja Pemerintah Daerah (Ranwal RKPD) pada Kamis, 8 Januari 2026, bertempat di Srikaton Ballroom, Zigna Hotel Laweyan. Kegiatan ini mengusung tema “Penguatan SDM Unggul dan Jejaring untuk Pariwisata dan Ekonomi Inklusif” sebagai bagian dari upaya merumuskan arah kebijakan pembangunan daerah yang berkelanjutan dan berdaya saing.
Acara dibuka secara resmi oleh Wali Kota Surakarta, yang dalam sambutannya menegaskan bahwa peningkatan kualitas sumber daya manusia (SDM) merupakan prioritas utama pembangunan daerah. Wali Kota menyampaikan bahwa keterbatasan sumber daya alam menjadikan penguatan SDM sebagai modal strategis dalam mendorong pertumbuhan ekonomi, peningkatan produktivitas, serta daya saing Kota Surakarta di tingkat regional maupun nasional.

Dalam forum strategis tersebut, Fauzi Ichwani, S.E., M.M., dosen Program Studi Manajemen Universitas Muhammadiyah PKU Surakarta (UMPKU) sekaligus praktisi ekonomi kreatif Solo Societeit, hadir sebagai salah satu narasumber. Dalam paparannya, Fauzi menekankan pentingnya penguatan jejaring kolaboratif antara pemerintah daerah, akademisi, pelaku usaha, dan komunitas sebagai prasyarat utama dalam pengembangan pariwisata dan ekonomi kreatif yang inklusif dan berkelanjutan.
Dari perspektif manajemen, Fauzi menjelaskan bahwa pembangunan sektor pariwisata tidak hanya bertumpu pada destinasi, tetapi juga pada tata kelola organisasi, kualitas layanan, pengembangan SDM, serta model bisnis yang adaptif terhadap perubahan pasar. Menurutnya, pendekatan manajemen strategis berbasis kolaborasi (collaborative governance) mampu meningkatkan efisiensi program, memperluas nilai tambah ekonomi, serta menciptakan dampak sosial yang lebih merata bagi masyarakat.
Selain itu, Fauzi juga menyoroti peran sektor ekonomi kreatif sebagai penggerak pertumbuhan ekonomi lokal, khususnya melalui integrasi inovasi, branding kota, dan penguatan kapasitas pelaku usaha. Hal ini sejalan dengan kebutuhan Kota Surakarta untuk membangun ekosistem bisnis pariwisata yang kompetitif sekaligus inklusif.

Kegiatan Ranwal RKPD ini juga menghadirkan Dr. Kusumaningdyah Nurul dari Universitas Sebelas Maret (UNS), yang menyampaikan materi terkait peran inovasi teknologi dan rekayasa teknik dalam mendukung pembangunan kota. Paparan tersebut menekankan pentingnya sinergi antara perencanaan teknis, infrastruktur, dan sistem pendukung pariwisata sebagai bagian dari pembangunan ekonomi perkotaan yang berkelanjutan.
Melalui pelaksanaan Ranwal RKPD, Bappeda Kota Surakarta berharap dapat menghimpun masukan strategis dari berbagai pemangku kepentingan sebagai dasar penyusunan kebijakan dan program pembangunan daerah pada tahun perencanaan mendatang. Keterlibatan dosen Prodi Manajemen UMPKU sebagai narasumber dalam forum ini sekaligus menegaskan kontribusi akademisi dalam proses perumusan kebijakan publik berbasis kajian ekonomi dan manajemen.
Sumber: Manajemen UMPKU / Redaksi